Kampung PramukaJakpus -- Jumat, 9 Januari 2026 menjadi hari yang spesial buat saya dan teman-teman Pramuka Jakarta Pusat. Hari ini, kami berkumpul di Kampung Pramuka, Kemayoran, untuk mengikuti penutupan kegiatan Karya Bakti Nataru sekaligus ikut kelas seru bertajuk "Petualangan Menjadi Tulisan".
Setelah kemarin lelah bertugas di lapangan saat Nataru, hari ini kami diajak untuk "curhat" lewat tulisan dan mengeksplorasi lebih dalam apa saja sih yang ada di Kampung Pramuka ini. Dan jujur, saya kaget karena isinya ternyata di luar ekspektasi!
- Kebun "Internasional" dan Panel Surya Tujuan pertama saya adalah area perkebunan. Di sini saya baru tahu kalau banyak tanaman unik yang berasal dari luar negeri. Nggak cuma tanaman, di sana ada tujuh kolam ikan yang di atasnya sudah terpasang panel surya sebagai sumber energi. Oh iya, di area ini juga ada Musala yang nyaman namanya Al-Falah.
- Maggot dan Bank Sampah: Sampah Jadi Duit! Bergeser sedikit, saya mampir ke tempat budidaya Maggot. Di sini sampah organik diolah dengan keren. Nggak jauh dari situ, ada Bank Sampah yang konsepnya sudah terstruktur banget. Di sini saya belajar hal menarik: kalau kita kelola sampah dengan benar, hasilnya bisa jadi uang, pupuk, bahkan investasi emas!
- Pisang Papua dan Waduk Destinasi Warga Eksplorasi saya berakhir di area tanaman di seberang. Asli, koleksinya banyak banget! Ada Pisang Papua yang ukurannya bikin kaget, sampai tanaman dari Jepang juga ada. Terakhir, saya melihat empang yang cukup luas. Ternyata dulunya tempat ini hanya untuk penampungan air, tapi sekarang dikembangkan jadi destinasi memancing warga setempat agar lebih bermanfaat.
Ternyata, jadi Pramuka itu nggak cuma soal baris-berbaris atau jaga posko. Lewat kegiatan ini, saya belajar kalau setiap perjalanan dan "perjuangan" kita di lapangan bisa diabadikan lewat tulisan agar orang lain tahu betapa serunya dunia Pramuka.
Sampai jumpa di cerita-cerita selanjutnya!
