Puisi, cerpen dan majas

Puisi: Senja di Jakarta

 

Di ufuk barat, mentari meredup,

Jakarta berhias warna senja.

Langit jingga, awan berarak redup,

Burung-burung pulang ke sarangnya.

 

Asap knalpot bercampur aroma jalanan,

Ramai kendaraan tak sabar berpacu.

Di antara gedung-gedung pencakar langit nan menawan,

Ku cari damai di tengah kotamu.

 

Oh, Jakarta, kota yang tak pernah tidur,

Dalam senja ini, kau tampak syahdu.

Semoga esok mentari bersinar lebih jujur,

Menerangi setiap sudut kehidupanmu.

 

Majas:

- Metafora: "Jakarta, kota yang tak pernah tidur" (menggambarkan Jakarta sebagai kota yang selalu aktif).

- Personifikasi: "Mentari meredup" (memberikan sifat manusia pada matahari).

 

Cerpen: Tukang Bakso dan Impiannya

Di sebuah sudut jalanan Jakarta yang ramai, berdiri seorang tukang bakso bernama Pak Joko. Gerobak baksonya sederhana, namun rasa baksonya selalu menjadi favorit para pelanggan. Setiap hari, Pak Joko mendorong gerobaknya menyusuri jalanan, menawarkan semangkuk kebahagiaan kepada setiap orang yang lewat.

Namun, di balik senyum ramahnya, Pak Joko menyimpan sebuah impian besar: menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Ia ingin anaknya, Rina, mendapatkan pendidikan yang lebih baik darinya, agar bisa meraih cita-cita yang lebih tinggi.

Setiap tetes keringat yang jatuh saat mendorong gerobak, setiap mangkuk bakso yang terjual, adalah harapan yang ia tabung untuk masa depan Rina. Ia rela bekerja keras, menahan panas terik matahari dan dinginnya hujan, demi melihat senyum bahagia anaknya kelak.

Suatu hari, Rina mendapatkan kabar bahwa ia diterima di sebuah universitas ternama di Jakarta. Pak Joko sangat terharu mendengar kabar tersebut. Impiannya selama ini akhirnya menjadi kenyataan. Dengan semangat yang membara, ia semakin giat berjualan bakso, mengumpulkan setiap rupiah untuk biaya kuliah Rina.

"Bapak akan terus berusaha sekuat tenaga, Nak. Kamu belajar yang rajin, ya," pesan Pak Joko kepada Rina.

Rina memeluk ayahnya erat. "Terima kasih, Bapak. Rina janji akan belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih cita-cita Rina."

Di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, kisah Pak Joko, tukang bakso dengan impian besar, menjadi inspirasi bagi banyak orang. Bahwa dengan kerja keras dan keyakinan, impian setinggi apapun bisa diraih.

 

Ria

Lebih baru Lebih lama